Berita

February 13, 2024

Menganalisis Pola Harga Bitcoin: Breakout atau Breakdown?

Rizki Wahyudi
WriterRizki WahyudiWriter
ResearcherNikos PapadopoulosResearcher

Peter Brandt baru-baru ini berbagi wawasannya tentang pola harga Bitcoin yang mungkin menandakan pergerakan penting yang akan terjadi. Grafik Brandt menunjukkan perdagangan Bitcoin dalam pola konvergen, yang dikenal sebagai segitiga simetris dalam analisis teknis. Pola ini ditandai dengan nilai tertinggi yang lebih rendah dan nilai terendah yang lebih tinggi, yang menunjukkan keseimbangan antara pembeli dan penjual. Konvergensi garis tren ini menghadirkan potensi pergerakan harga yang signifikan, baik breakout maupun breakdown.

Menganalisis Pola Harga Bitcoin: Breakout atau Breakdown?

Pola Pojok Peti Mati dan Batu Loncatan

Tweet Brandt menyebutkan "sudut peti mati" dan "pola batu loncatan". Sudut peti mati menunjukkan posisi di mana Bitcoin berisiko mengalami penurunan tajam jika dukungan gagal. Di sisi lain, pola batu loncatan menyiratkan potensi penembusan bullish, di mana harga dapat memanfaatkan konsolidasi yang menyempit untuk melonjak ke atas.

Level Dukungan dan Resistensi

Untuk memahami implikasi pasar yang lebih luas, penting untuk mempertimbangkan level support dan resistance Bitcoin. Saat ini, Bitcoin menunjukkan level dukungan lokal di sekitar $37,084, yang sejalan dengan konsolidasi harga sebelumnya dan angka bulat psikologis yang bertindak sebagai jangkar mental bagi para pedagang. Di sisi resistensi, puncak lokal dapat diidentifikasi di dekat $50,070, di mana reli sebelumnya menghadapi tekanan jual.

Skenario Pertumbuhan

Dalam skenario pertumbuhan, jika Bitcoin menembus di atas level resistensi, hal ini dapat memvalidasi pola batu loncatan, yang berpotensi mengarah pada pengujian level resistensi yang lebih tinggi. Pedagang mungkin mencari batas atas harga historis atau ekstensi Fibonacci sebagai target yang memungkinkan.

Skenario Penurunan Harga

Sebaliknya, jika Bitcoin menembus level support, hal ini dapat mengakibatkan situasi yang sangat buruk. Hal ini dapat menyebabkan aset menguji support yang lebih rendah, kemungkinan mencari posisi terendah yang signifikan sebelumnya atau area dengan likuiditas historis yang tinggi.

Kesimpulannya, analisis Peter Brandt terhadap pola harga Bitcoin menyoroti potensi pergerakan signifikan dalam mata uang kripto. Trader harus memantau dengan cermat level support dan resistance untuk mengukur arah pasar. Baik itu penembusan bullish atau penembusan bearish, menyadari pola-pola ini dapat membantu menginformasikan keputusan investasi.

About the author
Rizki Wahyudi
Rizki Wahyudi
About

Dari jalan-jalan ramai Surabaya, Rizki adalah pelopor dalam dunia strategi kasino online, menggabungkan nilai-nilai tradisional Indonesia dengan tren permainan global. Dikenal karena kejelasan dan antusiasmenya, dia adalah beacon bagi banyak pemain Indonesia yang memasuki kasino digital.

Send email
More posts by Rizki Wahyudi

Berita terbaru

Shibarium: Komunitas yang Berkembang, Pertumbuhan yang Mengesankan, dan Peningkatan Nilai Pembakaran SHIB
2024-02-16

Shibarium: Komunitas yang Berkembang, Pertumbuhan yang Mengesankan, dan Peningkatan Nilai Pembakaran SHIB

Berita