Berita

October 31, 2023

Tren Pertumbuhan Tokenisasi Aset Keuangan: Efisiensi Modal, Keuntungan Operasional, dan Minimalkan Risiko

Rizki Wahyudi
WriterRizki WahyudiWriter
ResearcherNikos PapadopoulosResearcher

Coinbase, pemain terkemuka di bidang cryptocurrency, telah menerbitkan laporan yang menyoroti peningkatan momentum tokenisasi di lingkungan hasil tinggi saat ini. Tren ini, yang melibatkan representasi kepemilikan aset keuangan pada blockchain, telah mencapai titik tertinggi dalam beberapa tahun.

Tren Pertumbuhan Tokenisasi Aset Keuangan: Efisiensi Modal, Keuntungan Operasional, dan Minimalkan Risiko

Mempercepat Adopsi

Menurut Coinbase, tokenisasi aset keuangan diperkirakan akan semakin meningkat dalam 1-2 tahun ke depan. Awalnya diakui pada tahun 2017 karena potensinya untuk mendigitalkan aset fisik yang tidak likuid, tokenisasi kini telah diperluas hingga mencakup aset keuangan seperti obligasi negara, dana pasar uang, dan perjanjian pembelian kembali.

Pergeseran ini dipandang sebagai kasus penggunaan yang penting bagi lembaga keuangan tradisional, dan Coinbase memperkirakan hal ini akan menjadi aspek penting dari siklus pasar kripto yang sedang berkembang. Namun, penerapan penuh konsep ini mungkin masih memerlukan waktu 1-2 tahun lagi.

Efisiensi Modal dan Keuntungan Operasional

Dibandingkan dengan tahun 2017, ketika biaya peluang berada di kisaran 1,0-1,5%, kondisi saat ini dengan tingkat suku bunga nominal di atas 5,0% menyoroti efisiensi modal yang diperoleh dari penyelesaian seketika. Lembaga keuangan, khususnya, mendapatkan keuntungan dari kemampuan untuk menyelesaikan transaksi secara instan, dibandingkan dengan siklus penyelesaian T+2 yang tradisional.

Selain itu, tokenisasi memungkinkan operasi dilakukan 24/7 dan memberikan catatan audit yang transparan, sehingga meningkatkan potensi pembayaran dan penyelesaian on-chain.

Meminimalkan Risiko dan Menghilangkan Kesalahpahaman

Peningkatan imbal hasil obligasi front-end baru-baru ini telah menyebabkan peningkatan aktivitas pencarian imbal hasil di kalangan investor ritel. Meningkatnya permintaan ini telah mendorong pengembangan protokol yang memungkinkan akses ke pasar Treasury AS yang diberi token, yang telah tumbuh enam kali lipat tahun ini.

Selain itu, kesalahpahaman tentang tokenisasi telah dihilangkan selama enam tahun terakhir, khususnya di kalangan eksekutif puncak di lembaga-lembaga besar. Risiko pihak lawan juga telah menurun secara signifikan, berkat kemungkinan penyelesaian atom dalam skenario pengiriman-vs-pembayaran dan pengiriman-vs-pengiriman.

Pandangan Masa Depan

Potensi peluang tokenisasi sangat besar, dengan perkiraan berkisar antara $5 triliun oleh Citigroup hingga $16 triliun oleh Boston Consulting Group pada tahun 2030. Namun, penting untuk dicatat bahwa angka-angka ini mencakup perkiraan perluasan mata uang digital bank sentral (CBDC). ) dan stablecoin.

Kesimpulannya, tokenisasi aset keuangan merupakan tren berkembang yang menawarkan efisiensi modal, keuntungan operasional, dan minimalisasi risiko. Lembaga keuangan tradisional semakin menyadari potensinya, dan pasarnya diperkirakan akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang.

About the author
Rizki Wahyudi
Rizki Wahyudi
About

Dari jalan-jalan ramai Surabaya, Rizki adalah pelopor dalam dunia strategi kasino online, menggabungkan nilai-nilai tradisional Indonesia dengan tren permainan global. Dikenal karena kejelasan dan antusiasmenya, dia adalah beacon bagi banyak pemain Indonesia yang memasuki kasino digital.

Send email
More posts by Rizki Wahyudi

Berita terbaru

Shibarium: Komunitas yang Berkembang, Pertumbuhan yang Mengesankan, dan Peningkatan Nilai Pembakaran SHIB
2024-02-16

Shibarium: Komunitas yang Berkembang, Pertumbuhan yang Mengesankan, dan Peningkatan Nilai Pembakaran SHIB

Berita